Aspek Trigatra Dan Pancagatra Dalam Wawasan Nusantara pdf

Loading...
Aspek Trigatra Dan Pancagatra Dalam Wawasan Nusantara - Konsep wawasan nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa indonesia mengenai diri dan bentuk geografinya berdasarkan pancasila dan uud 1945. Dalam pelaksanaannya, wawasan nusantara mengutamakan kesatuan wilayah dan menghargai kebhinekaan untuk mencapai tujuan nasional. Konsep wawasan nusantara meliputi aspek trigata dan aspek pancagatra. Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang aspek trigata dan aspek pancagatra dalam wawasan nusantara.

ASPEK ASPEK TRIGATA 
Aspek trigatra adalah aspek-aspek suatu negara yang memang sudah melekat pada negara itu yang tidak pernah sama spesifikasinya untuk setiap negara. Trigatra mengandung unsur-unsur alamiah yang bersifat relatif tetap atau statis. Aspek aspek trigatra meliputi geografi, kekayaan alam, dan kependudukan. 

A. Letak Dan Bentuk Geografis 
Geografi suatu negara adalah segala sesuatu pada permukaan bumi yang dapat dibedakan antara hasil proses alam dan hasil ulah manusia dan memberikan gambaran karakteristik wilayah kedalam maupun keluar. Letak geografis bangsa indonesia berada di posisi antara dua samudra yaitu samudra pasifik dan samudra hindia dan diantara dua benua, yaitu benua asia dan australia. Letak geografis ini berpengaruh besar terhadap aspek aspek kehidupan nasional indonesia. Perwujudan wilayah nusantara menyatu dalam kesatuan politik, ekonomi, sosial dan keamanan. 

B. Keadaan Dan Kemampuan Penduduk 
Penduduk adalah manusia yang mendiami suatu wilayah negara. Manusia adalah faktor penentu apa yang dilakukan atau tidak dilakukan di suatu negara. Faktor penduduk yang mempengaruhi ketahanan nasional adalah sebagai berikut: 
  1. Faktor Yang Mempengaruhi Jumlah Penduduk
    Beberapa faktor yang mempengaruhi jumlah penduduk secara umum adalah kelahiran kematian dan migrasi. Kelahiran bersifat menambah, kematian bersifat mengurangi, migrasi dapat bersifat menambah ataupun mengurangi. Secara umum, pertambahan penduduk membawa dampak positif dan negatif bagi manusia. Beberapa dampak positif antara lain adalah sebagai berikut: Tersedianya tenaga kerja, bertambahnya jenis usaha lokal, meningkatnya investasi atau penanaman modal karena makin banyak kebutuhan manusia dan meningkatnya inovasi karena penduduk dipaksa untuk memenuhi kebutuhannya. Sedangkan dampak negatifnya adalah meningkatnya angka pengangguran, kriminal, kemiskinan, makin banyaknya limbah dan polusi serta ketersediaan pangan yang semakin berkurang. 
  2. Faktor Yang Mempengaruhi Komposisi Penduduk
    Komposisi penduduk adalah pengelompokan penduduk berdasarkan ciri-ciri tertentu. Misalnya berdasarkan umur, jenis kelamin, pekerjaan, suku bangsa, agama, pendidikan ataupun tempat tinggal. Komposisi penduduk suatu daerah atau negara penting untuk diketahui, karena dapat dijadikan pedoman bagi pemerintah suatu negara dalam melaksanakan kebijakan pembangunan perekonomian dan kesejahteraan rakyat. 
  3. Faktor Yang Mempengaruhi Distribusi Penduduk
    Persebaran atau distribusi penduduk adalah bentuk penyebaran penduduk di suatu wilayah atau negara, apakah penduduk tersebut tersebar merata atau tidak. Faktor-faktor yang mempengaruhi penyebaran dan kepadatan penduduk tiap daerah atau negara antara lain adalah faktor fisiografis ( penduduk selalu memilih tempat tinggal yang baik, strategis,tanah subur, aman maupun cukup air), faktor biologi ( tingkat pertumbuhan penduduk di setiap daerah berbeda-beda karena adanya perbedaan tingkat kematian, kelahiran dan angka perkawinan) serta faktor kebudayaan dan teknologi ( daerah yang masyarakatnya maju, bola berfikirnya bagus, dan pembangunan akan lebih cepat berkembang dibandingkan daerah yang terbelakang) 

C. Keadaan Dan Kekayaan Alam 
Kekayaan alam adalah segala sumber dan potensi alam yang terdapat di bumi, laut dan udara dalam wilayah suatu negara. 
  1. Kekayaan alam terbagi menjadi berikut:
    a. Kekayaan alam efektif ( diolah)
    b. Kekayaan alam potensial ( belum diolah)
    c. Kekayaan alam yang dapat diperbaharui
    d. Kekayaan alam yang tidak dapat diperbaharui 
  2. Pemanfaatan kekayaan alam menggunakan beberapa prinsip atau asas sebagai berikut:
    a. Asas maksimal
    Artinya yaitu memberi manfaat yang optimal untuk pembangunan dan mencegah ketimpangan antar daerah.
    b. Asas lestari
    Kebijakan pengelolaan dan pesatnya pemakaian sumber kekayaan alam harus memperhatikan kepentingan generasi yang akan datang.
    c. Asas berdaya saing
    Maksudnya adalah agar dapat digunakan sebagai alat untuk memperkecil ketergantungan pada negara yang lain. 
Aspek Trigatra Dan Pancagatra Dalam Wawasan Nusantara

ASPEK ASPEK PANCAGATRA 
Aspek pancagatra adalah aspek aspek kehidupan nasional yang menyangkut kehidupan dan pergaulan hidup manusia dalam bermasyarakat dan bernegara dengan aturan dan norma tertentu. Aspek aspek pancagatra meliputi ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan. 

A. Ideologi 
Ideologi adalah serangkaian nilai yang tersusun secara sistematis dan merupakan kebulatan ajaran atau doktrin yang dijadikan dasar serta memberi arah dan tujuan yang ingin dicapai di dalam kelangsungan hidup bernegara. Dalam ideologi terkandung konsep dasar tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh bangsa. Keampuhan ideologi tergantung pada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia. Suatu ideologi bersumber dari suatu aliran pikiran/ falsafah dan merupakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri. 

B. Politik 
Politik adalah sebuah perilaku atau kegiatan-kegiatan yang dilakukan untuk mewujudkan kebijakan-kebijakan dalam tatanan negara agar dapat merealisasikan cita-cita negara sesungguhnya. Masalah politik selalu dihubungkan dengan masalah kekuasaan dalam suatu negara yang berada ditangan pemerintah. Pemerintah akan menentukan sistem politik yang tepat untuk dilaksanakan dalam rangka mencapai tujuan nasional. 

C. Ekonomi 
Ekonomi yang dijalankan oleh suatu negara merupakan kekuatan nasional negara yang bersangkutan terlebih di era globalisasi sekarang ini. Bidang ekonomi berperan langsung dalam upaya pemberian dan distribusi kebutuhan warga negara. Ketahanan nasional dalam bidang ekonomi dapat dilihat dari kondisi kehidupan perekonomian bangsa yang dimana dalam bangsa tersebut dapat memelihara kemandirian ekonomi nasional.

D. Sosial Budaya 
Unsur budaya di masyarakat juga menentukan kekuatan nasional suatu negara. Yang dialami sebuah negara yang homogen tentu saja akan berbeda dengan yang di hadapi dengan bangsa yang heterogen dari segi sosial budaya masyarakatnya. Wujud ketahanan sosial budaya bangsa yang dijiwai kepribadian nasional, yang mengandung kemapuan membentuk dan mengembangkan kehidupan sosial budaya manusia dan masyarakat indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, bersatu, cinta tanah air berkualitas, maju, serta mampu mangkal budaya asing yang tidak selaras dengan ebudayaan nasional.

E. Pertahanan Keamanan 
Pertahanan keamanan adalah upaya rakyat dengan angkatan bersenjata (tni/polri) sebagai intinya mempertahankan dan mengamankan bangsa dan negara serta hasil perjuangannya. Pertahanan keamanan adalah merupakan salah satu fungsi pemerintahan dalam menegakkan ketahanan nasional dengan tujuan untuk mencapai keamanan bangsa dan negara serta perjuangannya. 

HUBUNGAN ANTARGATRA 
Hubungan antargatra baik trigatra maupun pancagatra merupakan hubungan timbal balik yang erat dan kait-mengait secara menyeluruh dalam arti saling mempengaruhi dan ketergantungan yang serasi dan seimbang. Dengan demikian, maka perubahan di salah satu gatra akan mempengaruhi terhadap gatra lainnya. Dalam rangka mencapai tujuan nasional peningkatan ketahanan nasional, maka setiap gatra memberikan kontribusi tertentu dari gatra gatra yang lain secara terintegrasi. Hubungan antara trigatra dan pancagatra yaitu adalah sebagai berikut: 
  1. Ketahanan nasional pada hakekatnya kemampuan dan keuletan bangsa dan negara dalam memanfaatkan aspek alamiah sebagai dasar penyelenggaraan kehidupan di segala bidang. 
  2. Ketahanan nasional adalah suatu pengertian holistik, dimana terdapat saling berhubungan antar gatra dalam keseluruhan kehidupan nasional. 
  3. Kelemahan pada salah satu aspek berakibat kelemahan pada bidang lain dan berpengaruh kepada kondisi keseluruhan. 
  4. Ketahanan nasional bukan merupakan kondisi hasil penjumlahan dari ketahanan dibidang segenap gatranya, melainkan merupakan resultante keterkaitan yang integratif dari kondisi kondisi kehidupan bangsa di bidang ideologi, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan. 

Selain hubungan antara trigatra dengan pancagatra tersebut, berikut hubungan antar gatra dalam trigatra dan hubungan antar gatra dalam pancagatra. 
A. Hubungan antar gatra dalam trigatra 
  1. Gatra geografi dan kekayaan alamnya saling berpengaruh dan timbal balik. 
  2. Gatra geografi dan kependudukan yang saling memanfaatkan dan berpengaruh. 
B. Hubungan antar gatra dalam pancagatra 
  1. Gatra ideologi yang menjadi landasan dari pancagatra lainnya . 
  2. Gatra politik yang dilandasi oleh gatra ideologi dan dipengaruhi oleh gatra lainnya secara timbal balik. 
  3. Gatra ekonomi yang dilandasi oleh gatra ideologi dan dipengaruhi oleh gatra lainnya secara timbal balik. 
  4. Gatra pertahanan keamanan yang sangat dipengaruhi oleh kata lainnya secara timbal balik

Demikian artikel tetang aspek trigatra dan pancagatra dalam wawasan nusantara. semoga dapat bermanfaat untuk anda.
Loading...

0 Response to "Aspek Trigatra Dan Pancagatra Dalam Wawasan Nusantara pdf"

Post a Comment

close
Loading...